Klasifikasi probabilistik berbasis teorema Bayes — cepat, ringan, dan juara di dunia teks.
Tiap kata baru memperbarui P(spam) via teorema Bayes. Kata-kata mirip spam menumpuk → probabilitas melonjak → pesan ditandai SPAM.
Untuk klasifikasi dengan banyak fitur, kita butuh
P(fitur₁, fitur₂, ... | kelas) — yang mustahil diestimasi dari data
(kombinasinya meledak). Solusi Naive Bayes: anggap semua fitur independen
satu sama lain (given kelas):
+1): jika sebuah kata tidak
pernah muncul di kelas spam, probabilitasnya 0 → hasil kali jadi 0 selamanya.
Smoothing memberi "probabilitas kecil" untuk semua kemungkinan.
Coba tambah kalimat training baru (mis. "diskon gajian beli sekarang", 1)
dan lihat prediksinya berubah.
Versi untuk data numerik: tiap (kelas, fitur) dimodelkan sebagai distribusi
Gauss N(μ, σ) yang diestimasi dari data training.
alpha = 0 (tanpa smoothing), lalu uji teks yang mengandung kata baru (tidak ada di vocab). Apa yang terjadi?sep=1.5 menjadi sep=0.8. Kenapa akurasi turun? (Petunjuk: overlap distribusi Gauss.)