Model pertama dalam sejarah ML modern — dan gradient descent, mesin di balik hampir semua training.
Bola menggelinding ke dasar lembah loss. Seiring bobot (w) mendekati nilai optimal, garis regresi di panel kanan makin pas dengan data.
Linear regression mencari garis ŷ = w·x + b yang paling dekat dengan data.
"Paling dekat" diukur dengan cost function (fungsi kerugian):
Analogi: kamu di puncak bukit dalam kabut tebal. Cara turun? Rasakan kemiringan tanah di kakimu, lalu selangkah ke arah paling curam ke bawah. Ulangi sampai datar.
Coba ubah lr = 0.1 menjadi 10.0 — lihat loss meledak.
Lalu 0.001 — lihat konvergensinya lambat.
Prinsipnya sama, hanya ada lebih banyak bobot: ŷ = w1·x1 + w2·x2 + b.
Target sebenarnya: y = 3·x1 - 2·x2 + 1.
print(losses[epoch]) tiap 50 epoch di contoh 1. Kapan loss berhenti turun secara signifikan?y = 0.5·x + 10 dengan noise besar (5.0). Apakah model masih menemukan slope ≈ 0.5? Kenapa R²-nya turun?y = -1·x1 + 4·x2. Verifikasi model menemukan bobot yang benar.