Algoritma clustering paling populer: bagi data menjadi k kelompok tanpa label.
Tiap iterasi: titik memilih centroid terdekat (assign), lalu centroid pindah ke pusat kelompok (update). Ulangi sampai stabil.
Clustering = menemukan kelompok alami dalam data tanpa label. Aplikasi: segmentasi pelanggan, grup dokumen, deteksi anomali, kompresi gambar.
ID cluster (0/1/2) bersifat arbitrary β bisa tertukar dengan label asli, tapi bentuk kelompoknya yang penting.
Inertia turun seiring k bertambah, tapi setelah k "sebenarnya" penurunannya melambat β membentuk "siku" (elbow).
make_moons() lalu k-means k=2. Kenapa hasilnya buruk? (Petunjuk: bentuk cluster k-means.)s = (b - a) / max(a, b) dengan a = jarak rata-rata ke cluster sendiri, b = jarak rata-rata ke cluster terdekat lain.