π³ Decision Tree
Model berupa rangkaian pertanyaan if-else β paling mudah dijelaskan ke manusia.
π 1. Konsep: Rangkaian Pertanyaan
Contoh: "Apakah harus bawa payung?"
[hujan di radar?]
/ \
ya tidak
β β
BAWA PAYUNG [awan tebal?]
/ \
ya tidak
β β
BAWA (siaga) TIDAK BAWA
Setiap cabang = satu pertanyaan (fitur β€ threshold?)
Setiap daun = satu keputusan (label mayoritas di titik itu)
Keunggulan: interpretable (bisa ditunjukkan ke bos/pasien),
bisa menangani fitur campuran, tidak butuh scaling.
Kelemahan: rawan overfitting (pohon terlalu dalam menghafal data).
π 2. Entropy & Information Gain: Cara Memilih Pertanyaan
Entropy = ukuran "kekacauan" (ketidakmurnian) sebuah himpunan:
H = -Ξ£ pα΅’ Β· log2(pα΅’)
H([0,0,0,0]) = 0.0 (murni β tidak perlu tanya lagi)
H([0,1]) = 1.0 (maksimal kacau)
H([0,0,0,1]) = 0.81
Information Gain = H(parent) - H rata-rata anak
β pilih split yang paling MENURUNKAN entropy (paling "memurnikan")
Split yang bagus: anak-anaknya hampir murni (entropy β 0).
Split buruk: anak-anaknya tetap campur (entropy β parent).
π 4. Contoh: Overfitting β Kedalaman Pohon
Pohon tanpa batas kedalaman akan tumbuh sampai setiap daun berisi 1 titik
(murni) β akurasi train 100%, tapi menyimpan noise, bukan pola.